Pertemuan 9 Kitab Ghaitsul Mawahib Al Aliyyah fi Syarhil Hikami Al ‘Athoiyah

Pertemuan ke – 9
Kitab Ghaitsul Mawahib Al Aliyyah fi Syarhil Hikami Al ‘Athoiyah
Syekh Abi Abdullah Muhammad bin Ibrahim bin ‘Abbad An Nafazi Ar Randi

Ranting NU Bogasari dan HMR
Selasa, 16 Juni 2020

Oleh. Ahmad Lahmudin

لا يُشكّكنّك فى الوعد عدمُ وقوع الموعود , وإنْ تعيّن زمنه لئلا يكونَ ذلك قدْحاً فى بصيرتك , وإخمادًا لنور سريرتك.

‘Sungguh, jangan sampai menimbulkan keraguan pada janji yang telah Allah janjikan kepadamu. Meskipun janji tersebut teralisasi di waktu tertentu. Agar keraguan tersebut tidak menodai penglihatan batinmu serta memadamkan cahaya rahasiamu’

Allah Ta’ala tidak akan mengingkari setiap janji-Nya. Barang siapa yang Allah janjikan sesuatu di waktu yang telah ditentukan kemudian tidak terealisaikan janji tersebut. Maka hal tersebut sekiranya tidak akan membuatnya ragu akan kebenaran janji Tuhannya. Boleh jadi terealisasinya janji Allah tersebut terkait dengan sebab-sebab dan syarat-syarat yang hanya Allah yang mengetahuinya. Semestinya seorang hamba mengetahui kadar kemampuannya, dapat berbudi baik dengan Tuhannya, menaruh kepercayaan kepada-Nya atas sesuatu yang dijanjikan kepadanya, jangan pernah ragu atas janji Tuhannya, serta tidak tergoncang keyakinannya manakala janji tersebut belum terealisai. Bila seorang hamba telah memiliki sifat-sifat tersebut maka dia telah makrifat kepada Allah, tidak ternoda mata hatinya, tersinari rahasia-rahasia teruntuknya. Bila tidak, maka keadaan sebaliknya ada padanya.

Wa Allahu A’lam bi Shawab ..

Post Author: Administrator

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *