Pertemuan ke – 31, Kitab Ghaitsul Mawahib Al Aliyyah fi Syarhil Hikami Al ‘Athoiyah

Pertemuan ke – 31
Kitab Ghaitsul Mawahib Al Aliyyah fi Syarhil Hikami Al ‘Athoiyah
Syekh Abi Abdullah Muhammad bin Ibrahim bin ‘Abbad An Nafazi Ar Randi

Ranting NU Bogasari dan HMR
Selasa, 1 Desember 2020

Oleh. Ahmad Lahmudin

مَا تَوَقَّفَ مَطْلَبٌ أنْتَ طالِبُهُ بِرَبِّكَ, وَلا تَيَسَّرَ مَطْلَبٌ أنْتَ طالِبُهُ بِنَفْسِكَ

‘Tidak sulit sebuah tujuan bila engkau cari dengan berpegang teguh kepada Tuhanmu. Dan tidak menjadi mudah sebuah tujuan bila engkau cari dengan hanya berpegang teguh kepada dirimu’

Barang siapa yang menempatkan segala kebutuhannya hanya kepada Allah Ta’ala, hanya berlindung kepada-Nya, serta menyerahkan segala urusannya hanya kepada-Nya, maka Allah akan mencukupkan semua kebutuhannya, akan didekatkan segala yang jauh, serta dipermudah setiap kesulitan yang ada padanya. Barang siapa yang menaruh kepercayaan kepada ilmunya, akalnya, dan berpegang teguh hanya kepada kekuatan dan daya yang ada pada dirinya, maka Allah akan menyerahkan segala persoalan kepada dirinya sendiri, akan ditelantarkan dirinya, tidak mendapatkan taufik-Nya, serta membiarkannya. Tidak akan berhasil setiap tujuannya. Tidak akan menjadi mudah setiap kebutuhannya. Ini sudah menjadi ketentuan dari apa yang tertera syariat dan dari berbagai macam eksperimen.

Aku katakan, pembicaraan penulis rahimahullahu ta’ala dalam masalah ini bersifat umum yang dapat mencakup terhadap semua tujuan, baik tujuan yang bersifat agama maupun tujuan dunia yang akan kembali kepada agama. Paling mulianya tujuan dengan mayoritas terdapat hal-hal yang dapat mencegah serta merusak kepada hati yaitu seseorang yang menuju kepada jalan tauhid. Di dalamnya, keterkaitan kepada Allah Ta’ala lebih berhak dan lebih tepat. Keseluruhan komponennya diutamakan dan diwajibkan kembali kepada Allah Ta’ala. Oleh karenanya, sudah semestinya untuk mengkhususkan jalan tauhid dari yang umum tersebut. Disendirikan setelah masalah ini dengan menambahkan sebuah ungkapan. Oleh karena itu pengarang berkata;

Wa Allahu Ta’ala Waliyyu at-Taufik

Post Author: Administrator

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *