Menghadap ke Ka’bah ketika shalat (Al-Baqarah: 142-145)

Pertemuan ke- 46

Pengajian IPNU-IPPNU PAC KECAMATAN TARUMAJAYA

Kitab Rawa’i Al Bayan Tafsir Ayat Al Ahkam Min Al-Qur’an

Minggu, 31 Januari 2021

Oleh. Ahmad Lahmudin

التَّوَجُّهُ إلى الْكعبةِ فى الصَّلاةِ

Menghadap ke Ka’bah ketika shalat (Al-Baqarah: 142-145)

سَيقولُ السُّفهاءُ مِن الناسِ ما وَلَّاهم عن قِبلَتهمُ التى كانوا عليها قلْ لله المشرقُ والمغربُ يَهدى من يشاء إلى صراطٍ مستقيمٍ. وكذلك جعلناكم أمةً وسَطًا لتكونوا شُهداءَ على الناسِ ويكونَ الرسولُ عليكم شهيدًا وما جعلْنا القبلةَ التى كنتَ عليها إلا لِنَعلمَ مَن يَتَّبِعُ الرسولَ مِمَّن يَنْقلبُ على عَقِبَيْهِ وإن كانتْ لَكبيرةً إلا على الذين هَدى اللهُ وما كان اللهُ لِيُضِيْعَ إيمانَكم إن الله بالناسِ لَرءُوْفٌ رحيمٌ. قد} نَرى تَقَلُّبَ وجهِك فى السماءِ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قبلةً تَرْضاها فَوَلِّ وجهَكَ شَطْرَ المسجدِ الحرامِ وحيثما كنتم فوَلُّوا وجوهَكم شَطْرَهُ وإن الذين أوتوا الكتابَ لَيَعْلمون أنه الحَقُّ منْ ربّهمْ وما اللهُ بغافلٍ عما يَعملون. ولَئنْ أتيْتَ الذين أوتوا الكتابَ بكلِّ ايةٍ ما تَبِعُوا قبلتَك وما أنت بِتابعٍ قبلتَهم وما بعضهُم بتابعٍ قبلةَ بعضٍ ولئِنِ اتَّبعْتَ أهواءَهم من بعدِ ما جاءَك من العلمِ إنك لَمن الظالمين.

Orang-orang yang kurang akal di antara manusia akan berkata, “Apakah yang memalingkan mereka (muslim) dari kiblat yang dahulu mereka (berkiblat) kepadanya?” Katakanlah (Muhammad), “Milik Allahlah timur dan barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki ke jalan yang lurus”

Dan demikian pula Kami telah menjadikan kamu (umat Islam) “umat pertengahan” agar kamu menjadi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu.Kami tidak menjadikan kiblat yang (dahulu) kamu (berkiblat) kepadanya, melainkan agar kamu mengetahui siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang berbalik ke belakang. Sungguh, (pemindahan kiblat) itu sangat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah petunjukoleh Allah. Dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sungguh, Allah Maha Pengasih, Maha Penyayang kepada manusia.

Kami melihat wajahmu (Muhammad) sering menengadah ke langit, maka akan Kami palingkan engkau ke kiblat yang engkau senangi. Maka hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja engkau berada, hadapkanlah wajahmu ke arah itu. Dan sesunguhnya orang-orang yang diberi Kitab (Taurat dan Injil) tahu, bahwa (pemindahan kiblat) itu adalah kebenaran dari Tuhan mereka.Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang mereka kerjakan. Dan walaupun engkau (Muhammad) memberikan semua ayat (keterangan) kepada orang-orang yang diberi Kitab itu, mereka tidak akan mengikuti kiblatmu dan engkaupun tidak akan

mengikuti kiblat mereka. Sebagian mereka tidak akan mengikuti kiblat sebagian yang lain. Dan jika engkau mengikuti keinginan mereka setelah sampai ilmu kepadamu niscaya engkau termasuk orang-orang zalim.

التَّحْليلُ اللفْظِىُّ

Mengurai lafaz

اَلسُّفَهَاءُ , berasal dari kata اَلسَّفَهُ (kebodohan), dalam perkataan orang Arab bermakna; الْخِفَّةُ  (kekurangan berfikir), dan الرَّقَّةُ  (kelemahan), dikatakan: ثَوْبٌ سَفِيْهٌ إِذَا كَانَ رَدِيْءَ النَّسِيْجِ خَفِيْفَهُ (baju yang buruk, apabila jahitannya jelek juga tipis), atau كَانَ بَالِيًا رَقِيْقًا  (baju yang lusuh juga tipis), وَسَفَّهَتْهُ الرِّيَاحُ أى أَمَالَتْهُ  (angin dapat mengendorkannya). Berkata Dzul Rummah;

  مَشَيْنَ كما اهْتزَّتْ رِماحٌ تَسَفَّهَتْ  .   أَعَالِيَها مَرُّ الرِّياحِ النَّوَاسِمِ

‘Para wanita berjalan, sebagaimana tombak-tombak yang bergoyang sebab hembusan angin sepoi-sepoi di atasnya’

اَلسَّفَه , lawan katanya adalah الْحِلْم (berakal). Arti السّفَه  yaitu خِفَّةٌ (kekurangan berfikir) dan سَحَافَةٌ  (kelemahan akal), dari keduanya kemudian menyebabkan kurangnya akal. Oleh karenanya, Allah memberi nama anak kecil dengan sebutan السفهاء  (orang-orang yang belum sempurna akalnya). Sebagaimana di dalam al-Qur’an surat An-Nisa ayat 5;

ولا تُؤْتُوا السُّفهاءَ أموالَكم التى جعل اللهُ لكم قِيامًا

‘Dan janganlah kamu serahkan kepada orang-orang yang belum sempurna akalnya (yatim yang belum baligh), harta mereka yang dalam kekuasaan kamu yang dijadikan Allah sbagai pokok kehidupan’

وَلَّاهُمْ , maksudnya yaitu صَرَّفَهُمْ (memalingkannya mereka), dikatakan; وَلَّى عن الشَّيءِ وَتَوَلَّى عنه أي اِنْصَرَفَ  (berpaling dari sesuatu). Merupakan istifham, bentuk pertanyaan, dengan cara mengejek dan heran.

قِبْلَتِهِمُ : قِبْلَة  (kiblat), dari kata الْمُقَابَلَة  , dengan arti الْمُوَاجَهَة  (berhadapan muka). Asal dari kiblat, yaitu suatu kondisi dalam keadaan berhadapan muka. Kemudian bermakna khusus, yaitu arah bagi manusia untuk menghadap ketika shalat.

وَسَطًا : Yaitu bermakna lurus, lebih baik. Sebagaimana firman Allah dalam surat al-Qalam, ayat 28;   قَال أَوْسَطُهم ألم أَقُلْ لكم لولا تُسَبِّحُون

‘Berkatalah orang yang paling bijaksana di antara mereka, “Bukankah aku telah mengatakan kepadamu, mengapa kamu tidak bertasbih (kepada Tuhanmu)’

Maksudnya, orang yang terbaik atau paling adil yang ada di antara kamu. Penyair berkata;

هم وسَطٌ يرضى الأنامُ بحكمِهم  .  إذا نزلتْ إحدى الليالى بمُعْظَمٍ

‘Mereka adalah orang-orang yang adil. Manusia rela dengan keputusan mereka. Apabila mengalami salah satu malam yang menyenangkan’

Adapun yang menjadi dasar ini adalah, bahwa paling baiknya sesuatu yaitu di pertengahan. Adapun melampaui batas dan kelengahan merupakan posisi tercela.

Berkata Imam al-Jauhari di dalam kitan ash-Shihhah, tentang ayat وكذلك جعلناكم أمة وسطا  (Dan demikian pula Kami telah menjadikan kamu (umat Islam) sebagai umat pertengahan), maksudnya berada di posisi tengah. Demikian pula yang diriwayatkan oleh Imam al-Ahfas dan Imam al-Khalil.

Imam Az-Zamakhsyari berkata: “Dikatakan, yang terbaik adalah di pertengahan. Sebab posisi di pinggir-pinggir akan segera mengalami kerusakan. Bagian tengah akan terjaga, terpagari. Searti dengan itu, yaitu perkataan Abu Tammam;

كانتْ هي الْوسَطُ المَحْمِيُّ فاكتنفتْ  .  بها الحوادثُ حتى أصبحتْ طَرْفًا

‘Dia berada di bagian tengah yang terpelihara. Kemudian datang kejadian-kejadian sehingga ia berada di ujung’

Wa Allahu A’lam ..

Post Author: Administrator

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *