Pertemuan ke – 52 Kitab Ghaitsul Mawahib Al Aliyyah fi Syarhil Hikami Al ‘Athoiyah Syekh Abi Abdullah Muhammad bin Ibrahim bin ‘Abbad An Nafazi Ar Randi

Ranting NU Bogasari dan HMR
Selasa, 27 April 2021

Oleh. Ahmad Lahmudin

حسن الأعمال نتائج حسن الأحوال, وحسن الأحوال من التحقق في مقامات الإنزال

‘Amal-amal baik merupakan akibat dari kondisi batin yang baik. Baiknya kondisi batin itu lahir dari kepastian berada di maqam inzal (maqam yang ditempatkan di hati orang yang telah ma’rifat)’

حسن الأعمال توفيتها بما يجب لها من شروط وآداب عبوديةً لله تعالى, لا لطلب حظ عاجل, ولا لثواب آجل.

Amal-amal baik adalah amal yang telah terpenuhi oleh syarat dan adab untuk beribadah hanya teruntuk Allah Ta’ala, tidak untuk meminta keuntungan di dunia maupun untuk pahala di akhirat.

حسن الأحوال أن تكون سالمة من العلل والدعاوي موسومة بسمة الصدق. والتحقيق في مقامات الإنزال هو ارتواء القلب بما ينزله الحق تعالى فيه من مقامات العلوم والمعارف, بحيث ينتفي عنه كل شك وريب.

Kondisi batin yang baik yaitu harus selamat dari berbagai penyakit hati dan klaim-klaim selain Allah dan ditandai dengan cap jujur. Realisasi dari maqam inzal yaitu perasaan puas di hati terhadap maqam yang Allah Ta’ala telah turunkan, berupa ilmu dan ma’rifat, sehingga hilang semua keraguan dan rasa bimbang.

هذه الثلاثة المذكورة مرتب بعضها على بعض, وهو بمعنى ما يقوله الإمام أبو حامد رضي الله تعالى عنه: لا بد في كل مقام من مقامات اليقين من علم وحال وعمل, فالعلم ينتج الحال, والحال ينتج العمل. وبهذا الكلام الذي ذكره المؤلف رحمه الله تعالى نوع استدلال على ما قاله في الزاهد والراغب.

Tiga perkara yang telah disebutkan di muka, itu terkait antara sebagian dengan sebagian yang lainnya. Ini makna yang diucapkan oleh Imam Abu Hamid Radhiallahu Ta’ala ‘Anhu, “Mesti di maqam yakin itu terdapat ilmu, hal, dan amal. Ilmu akan berbuah hal (kondisi batin), dan hal akan berakibat kepada amal!” Perkataan ini merupakan ungkapan yang telah dituturkan oleh Ibnu Aha’illah Rahimahullahu Ta’ala yang merupakan bagian dari argumen tentang apa yang telah diungkapkannya di muka tentang zahid (lebih mendahulukan akhirat) dan raghib (cinta kepada dunia)

Wa Allahu Ta’ala Waliyyu at-TaufikRanting NU Bogasari dan HMR Selasa, 27 April 2021 Oleh. Ahmad Lahmudin حسن الأعمال نتائج حسن الأحوال, وحسن الأحوال من التحقق في مقامات الإنزال ‘Amal-amal baik merupakan akibat dari kondisi batin yang baik. Baiknya kondisi batin itu lahir dari kepastian berada di maqam inzal (maqam yang ditempatkan di hati orang yang telah ma’rifat)’ حسن الأعمال توفيتها بما يجب لها من شروط وآداب عبوديةً لله تعالى, لا لطلب حظ عاجل, ولا لثواب آجل. Amal-amal baik adalah amal yang telah terpenuhi oleh syarat dan adab untuk beribadah hanya teruntuk Allah Ta’ala, tidak untuk meminta keuntungan di dunia maupun untuk pahala di akhirat. حسن الأحوال أن تكون سالمة من العلل والدعاوي موسومة بسمة الصدق. والتحقيق في مقامات الإنزال هو ارتواء القلب بما ينزله الحق تعالى فيه من مقامات العلوم والمعارف, بحيث ينتفي عنه كل شك وريب. Kondisi batin yang baik yaitu harus selamat dari berbagai penyakit hati dan klaim-klaim selain Allah dan ditandai dengan cap jujur. Realisasi dari maqam inzal yaitu perasaan puas di hati terhadap maqam yang Allah Ta’ala telah turunkan, berupa ilmu dan ma’rifat, sehingga hilang semua keraguan dan rasa bimbang. هذه الثلاثة المذكورة مرتب بعضها على بعض, وهو بمعنى ما يقوله الإمام أبو حامد رضي الله تعالى عنه: لا بد في كل مقام من مقامات اليقين من علم وحال وعمل, فالعلم ينتج الحال, والحال ينتج العمل. وبهذا الكلام الذي ذكره المؤلف رحمه الله تعالى نوع استدلال على ما قاله في الزاهد والراغب. Tiga perkara yang telah disebutkan di muka, itu terkait antara sebagian dengan sebagian yang lainnya. Ini makna yang diucapkan oleh Imam Abu Hamid Radhiallahu Ta’ala ‘Anhu, “Mesti di maqam yakin itu terdapat ilmu, hal, dan amal. Ilmu akan berbuah hal (kondisi batin), dan hal akan berakibat kepada amal!” Perkataan ini merupakan ungkapan yang telah dituturkan oleh Ibnu Aha’illah Rahimahullahu Ta’ala yang merupakan bagian dari argumen tentang apa yang telah diungkapkannya di muka tentang zahid (lebih mendahulukan akhirat) dan raghib (cinta kepada dunia)

Wa Allahu Ta’ala Waliyyu at-Taufik

Post Author: Administrator

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *