Pengajian IPNU-IPPNU PAC KECAMATAN TARUMAJAYA

Pertemuan ke- 62

Kitab Rawa’i Al Bayan Tafsir Ayat Al Ahkam Min Al-Qur’an

Minggu, 9 Mei 2021

Oleh. Ahmad Lahmudin

مَا تُرْشِدُ إليه اﻟﺂياتُ الْكرِيْمةُ

Pelajaran yang di dapat dari ayat-ayat al-Qur’an (surat Al-Baqarah ayat 142-145);

  • Pernyataan keberatan orang-orang Yahudi atas berpindahnya kiblat merupakan suatu kebodohan dan ketidaktahuan. Sebab pernyataan mereka tidak didasarkan dengan ungkapan yang logis.
  • Semua arah adalah milik Allah, sebagai sebuah bentuk ciptaan dan kepemilikan-Nya. Oleh karenanya tidak perlu dipertentangan bagi-Nya, adanya perubahan dari satu arah menuju kepada arah yang lain.
  • Umat Nabi Muhammad adalah umat terbaik di banding umat lainnya. Sebab itu Allah memilihnya untuk menjadi saksi bagi umat sebelumnya di hari kiamat.
  • Perubahan kiblat merupakan ujian terhadap iman manusia, untuk membedakan antara orang-orang yang benar-benar mukmin dan orang munafik yang durhaka.
  • Termasuk akhlak Rasulullah, yaitu dirinya mencegah dari meminta agar arah kiblat dipindahkan. Dengan sebab itulah Allah memberikan kemuliaan kepadanya dengan sesuatu yang ia sukai.
  • Ka’bah al-Musyawarafah merupakan kiblat nenek moyang para Nabi. Allah kumpulkan padanya hati para hamba untuk rindu bisa bertemu.

Ahlulkitab, mereka mengerti bahwa perpindahan arah kiblat merupakan sesuatu yang benar datang dari Allah, namun mereka berkeinginan untuk bisa menyesatkan kaum mukmin.

Wa Allahu Al Hadi ila Sawaissabil …

Post Author: Haikal Syah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *