Pengajian IPNU-IPPNU PAC KECAMATAN TARUMAJAYA

Pertemuan ke- 75

Kitab Rawa’i Al Bayan Tafsir Ayat Al Ahkam Min Al-Qur’an

Minggu, 5 September 2021

Oleh. Ahmad Lahmudin

المحاضرة السادسة

Pertemuan keenam

كتمان العلم الشرعى

Menyembunyikan Ilmu Syar’i

قال الله تعالى:

إن الذين يكتمون ما أنزلنا من البينات والهدى من بعد ما بيّنّاه للناس فى الكتاب أولئك يَلْعَنهم اللهُ ويلعنهم اللّاعِنون . إلا الذين تابوا وأَصْلَحُوا وبَيَّنُوا فأُولئك أَتوب عليهم وأنا التَّوَّابُ الرحيم (سورة البقرة ١٥٩ – ١٦٠)

Allah Ta’ala berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 159-160:

‘Sungguh, orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan dan petunjuk, setelah kami jelaskan kepada manusia (Bani Israil) dalam Kitab (Taurat), mereka itulah yang dilaknat Allah dan dilaknat pula oleh mereka yang melaknat. Kecuali mereka yang telah bertobat, mengadakan perbaikan dan menjelaskannya, mereka itulah yang Aku terima tobatnya dan Akulah Yang Maha Penerima Tobat, Maha Penyayang’ 

التحليل اللفظى (٢)

Analisa yang bersifat lafzi (2)

يلعنهم الله: أي يطردهم ويبعدهم من رحمته, وأصل اللعن: الإبعاد والطرد.

قال الشماخ : مقام الذئب كالرجل اللعين أي الطريد.

يلعنهم الله , maksudnya yaitu, Allah menyingkirkan dan menjauhkan mereka dari rahmat-Nya. Asal makna kalimat اللعن , yaitu الإِبْعاد وَ الطَّرْد  (menjauhkan, mengusir).

Syekh Asyammakh berkata:

مقام الذئب كالرجل اللعين أي الطريد

‘Keberadaan srigala layaknya seorang lelaki yang terbuang’

اللاعنون: قال ابن عباس: اللاعنون كل شيء على الوجه الأرض إلا الثقلين.

وقال مجاهد: هم دواب الأرض وهوامها, تقول: مُنِعْنَا القطرَ بمعاصي بني آدم.

اللاعنون : Berkata Ibnu Abbas, “اللاعنون (para pelaknat), yaitu setiap sesuatu yang berada di muka bumi selain jin dan manuisa!”

Mujahid bin Jabir berkata: “Mereka adalah hewan beserta serangga yang ada di muka bumi. Sebagaimana engkau katakan: مُنِعْنَا القطرَ بمعاصي بني آدم (Hujan tidak diturunkan kepada kita disebabkan oleh maksiat yang dilakukan oleh anak-cucu Adam)”

والصحيح أنهم (الملائكة, والأنبياء, وجميع الناس) لقوله تعالى بعد هذه الآية: (أولئك عليهم لعنةُ الله والملائكة والناس أجمعين) والقرآن يفسر بعضه بعضا.

Pendapat yang benar tentang siapa para pelaknat, yaitu para malaikat, para Nabi, beserta seluruh manusia. Itu bisa dilihat dari firman Allah setelah ayat ini yang berbunyi,

أولئك عليهم لعنةُ الله والملائكة والناس أجمعين

‘mereka itu mendapat laknat Allah, para malaikat, dan manusia seluruhnya’ (QS. Al-Baqarah: 161)

 تابوا : أي رجعوا عن الكتمان. وأصل التوبة الرجوع والندم على ما صدر من الإنسان.

تابوا , maksudnya yaitu, mereka kembali untuk bertekad meninggalkan apa yang mereka sembunyikan . Asal makna taubat, yaitu kembali disertai dengan penyesalan terhadap sesuatu yang timbul dari manusia.

وأصلحوا : أي أصلحوا ما أفسدوا بأن أزالوا الكلام المحرف, أو أصلحوا سيرتهم وأعمالهم.

وأصلِحوا , maksudnya yaitu mereka memperbaiki apa yang telah mereka rusak, dengan cara menghilangkan perkataan yang memutarbalikkan fakta. Atau bermakna, mereka memperbaiki perjalanan hidup dan amal-amal mereka.  

وبيّنوا : أي أظهروا للناس ما كانوا كتموه من أوصاف محمد صلى الله عليه وسلم أو ما كتموا من دين الله.

وبيَّنوا , maksudnya yaitu, mereka menampakkan kepada manusia terhadap apa yang telah mereka sembunyikan, berupa sifat-sifat Muhammad Shallahu ‘Alaihi wa Sallam, atau menampakkan sesuatu yang telah mereka sembunyikan berupa agama Allah.

التواب الرحيم: أي المبالغ في قبول التوبة, الرحيم بالعبادة. وهما من صيغ المبالغة.    

التواب الرحيم , maksudnya Allah benar-benar akan menerima taubat dan Maha Belas Kasih kepada hamba-Nya. Kedua kalimat tersebut merupakan bagian dari sighot mubalaghoh.

Wa Allahu Al Hadi ila Sawaissabil …

Post Author: Haikal Syah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *