Pengajian IPNU-IPPNU PAC KECAMATAN TARUMAJAYA

Pertemuan ke- 76

Kitab Rawa’i Al Bayan Tafsir Ayat Al Ahkam Min Al-Qur’an

Minggu, 12 September 2021

Oleh. Ahmad Lahmudin

وجه المناسبة

Titik keterkaitan pada ayat sebelumnya

كان أهل الكتاب (اليهود والنصارى) يكتمون بعض ما في كتبهم بعدم ذكر نصوصه للناس عند الحاجة إليه, أو السؤال عنه, ويتعمدون إخفاء ما ورد من البشارات ببعثة خاتم النبيين محمد صلى الله عليه وسلم حتى لا يؤمن به الناس, كما يخفون بعض الأحكام الشرعية كحكم رجم الزنا, ويكتمون بعضها بتحريف الكلم عن مواضعه, والتأويل للآيات على غير معانيها إتباعا للأهواء, ففضحهم الله تعالى بهذه الآيات, التي سجلت عليهم وعلى أمثالهم اللعنة العامة الدائمة.

Ahlul kitab, yaitu dari kalangan Yahudi dan Nasrani, mereka menyembunyikan apa yang terdapat di dalam kitab-kitab mereka, dengan tidak menyebutkan teksnya kepada manusia ketika dibutuhkan, atau mereka menyembunyikannya ketika ada pertanyaan terkait dengan hal tersebut. Dengan sengaja, mereka menyembunyikan tentang kabar-kabar gembira terkait diutusnya nabi penutup, yaitu Muhammad Shallahu ‘Alaihi wa Sallam, sehingga membuat manusia tidak beriman kepadanya. Sebagaimana juga mereka sembunyikan sebagian hukum-hukum syariat, seperti hukum rajam bagi pezina. Mereka menyembunyikan sebagian hukum dengan cara memutarbalikkan fakta dan menafsirkan ayat-ayat tidak sesuai dengan makna sebenarnya, hanya mengikuti keinginan nafsu mereka. Dengan ayat ini Allah membuka kejelekan mereka. Allah menghukum mereka dan orang-orang yang semisal mereka dengan laknat yang tidak berkesudahan ..  

Wa Allahu Al Hadi ila Sawaissabil …

Post Author: Haikal Syah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *