Ngaji Syarah Nashaihul Ibad

Syekh Imam Nawawi al-Bantani

Ranting Desa Setia Asih

Senin, 25 Juli 2022

و المقالة الخامسة عشرة (عن النبي عليه السلام أنه قال: علامة اشقاوة أربعة) من الأمور (نسيان الذنوب الماضية) من غير ندم عليها (وهي) أى والحال أنها (عند الله تعالى محفوظة) أى مضبوطة بعددها وزمانها ومحلها (وذكر الحسنات الماضية) بالقلب (ولا يدرى أقبلت) أى الحسنات (أم ردت, ونظره إلى من فوقه فى الدنيا) بأن طمح النظر لها ولم يرض بالقسمة (ونظره إلى من دونه فى الدين) أى العمل الصالح ولم يشكر الله على نعم عمل نفسه (يقول الله أردته) بمنعي إياه عن الدنيا وإعانتي إياه على الطاعة (ولم يردنى) بالرضا والشكر (فتركته) بترك نصررته.

Nasihat kelima belas. Nabi Shallahu ‘Alaihi wa Sallam besabda: ‘Empat hal yang menjadi tanda celaka bagi manusia. Pertama, melupakan dosa-dosa yang pernah dilakukannya tanpa rasa sesal. Padahal Allah tetap menjaga dosa-dosanya tersebut, baik bilangan, waktu maupun tempatnya. Kedua, hatinya selalu mengingat kepada kebaikan-kebaikan yang pernah dilakukannya. Padahal tidak dapat dipastikan bahwa kebaikannya tersebut apakah di terima atau tidak di sisi Allah sebagai amal baik. Ketiga, di dalam persoalan dunia, dia melihat kepada orang yang berada di atasnya. Dia tidak rido atas apa yang telah menjadi bagian dari pemberian Tuhannya. Keempat, di dalam persoalan kebaikan, dia berpegang kepada orang yang berada di bawahnya. Dia tidak bersyukur kepada Allah atas nikmat kebaikan yang dilakukan oleh dirinya sendiri.’ Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: ‘Aku ingin menuju kepadanya, dengan cara Aku cegah dunia darinya dan Aku membantunya untuk mendekat kepada-Ku. Namun, dia malah tidak berkeinginan menuju kepada-Ku dengan tidak rido dan tidak pula bersyukur. Oleh karena itu, Aku tinggalkan dia dengan tidak menolongnya.’        

Wa Allahu A’lam …

Post Author: Haikal Syah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *